Bunga Edelweis
Hari ini ketika saya mengantar anak ke rumah sakit yang ada di dekat rumah tidak sengaja mata ini melihat sesuatu di dinding rumah sakit tersebut. Bunga edelweis itulah bunga yang tidak sengaja saya lihat, sejenak jadi teringat ketika jaman dulu sekolah untuk mendapatkan bunga tersebut sangat susah.
Bunga edelweis atau bahasa latinnya Anaphalis javanica biasanya tumbuh di dataran tinggi, pertama kali saya mendapatkan bunga tersebut ketika ikut camping di rancaupas Bandung, dengan tidak sengaja saya memetik bunga tersebut dan sesampainya dirumah baru tahu kalau itu bunga edelweis setelah ada beberapa rekan yang memintanya.
Setelah pemeriksaan anak selesai dengan rasa penasaran saya mencoba untuk menanyakan pada salah satu suster disana dimana mendapatkan bunga tersebut di Batam ini, dan suster tersebut menjelaskan kalau bunga tersebut import juga dari Bandung ![]()
Jadikanlah Membaca sebagai Hobby
Baca dan baca kata kata itulah yang masih selalu saya ingat, kata kata dari orang tua ketika saya kecil. Orang tua saya selalu menyarankan saya untuk selalu membaca terutama membaca buku buku pelajaran.
Saya masih ingat sewaktu saya kelas 3 SD ibu saya membelikan buku tentang pelajaran Matematika dimana ketika itu saya malas sekali untuk belajar berhitung sampai sampai nilai matematika saya jeblok
tetapi karena semangat ibu yang memberikan private dirumah setahap demi setahap dan akhirnya malah saya menyukai pelajaran yang satu ini.
Menginjak STM saya suka diajak teman teman baca baca di Perpustakaan Daerah Bandung di jln. Soekarno-Hatta no.629 senang sekali disana dimana banyak sekali koleksi buku bukunya, seminggu sekali saya selalu kesana karena jarak dari rumah saya di Margahayu ke Pusda hanya memakan waktu kurang lebih 1 jam.
Dimulai dari keterbiasaan sampai sangat mendalami mungkin itulah yang harus kita terapkan pada anak cucu kita, membaca harus dijadikan hobby bukan bermain saja yang dijadikan hobby, Bisa karena biasa dan biasa karena dipaksa.
Ayo giatkan hobby membaca, cheers ![]()
9 Tahun yang lalu

Sudah tidak terasa 9 tahun sudah saya menginjakan kaki di Batam ini, dulu ketika pertama kesini Batam tidak seramai sekarang, contohnya dulu ketika lewat Simpang beringin masih ramai warianya
dan sekarang disana berdiri Panbil Mall, yang ramai dikunjungi ketika akhir pekan, beda dech dengan sekarang. warianya sudah pada kaboor bro.
Masih teringat juga ketika dulu di rekrut oleh Tunas Karya, hanya memakan waktu 4 hari saja untuk menjalani test ujian.
1. Senin test di depnaker
2. Selasa test dari tunas Karya dan Pihak perusahaan
3. Rabu test kesehatan
4. Kamis berangkat dari Bandung ke Jakarta
5. Jum’at berangkat dari Jakarta ke Batam
Ketika awal kami berangkat semuanya ada 20 orang, tetapi sampai sekarang yang masih bertahan di Batam hanya tinggal 8 orang saja, yang kesemuanya masih bekerja di kawasan Muka Kuning.
Jadi nineung yeuh hoyong balik ka lembur, iraha nya ![]()











