Pelajaran Hidup

October 26, 2008 | 1,345 views | Filed Under curhat, lainnya 

sobat,
Ingatkah kita ketika masih kecil??

Masa masa yang indah ketika asyik bermain, ketika kita di marahi oleh orang tua kita sampai sampai tidak pulang kerumah saking takutnya akan amarah orang tua. ehhmm semua itu memory yang sangat indah, memory yang tak akan terlupakan.

Dan dibalik itu semua banyak sekali manfaat yang bisa kita ambil, mulai dari aturan aturan yang ditetapkan orang tua, yang baru kita sadar setelah kita mempunya anak. itu semua mereka lakukan untuk kebaikan kita karena saking sayang mereka pada kita.

Suatu hari pernah saya melihat anak kecil mungkin usianya baru 15 tahun, anak tersebut melawan ibunya sampai sampai melempar barang yg ada disekitarnya, dalam hati “wahh anak ini kurang ajar sekali sampai melempar sesuatu ke orang tuanya” tidak lama sesudah pergulatan antara anak dan ibu itu, si ibu menangis tersedu sedu sembari si anak pergi meninggalkan ibunya. kemudian saya menghampiri ibu tersebut. “Bu, ada apa sampai ibu menangis seperti itu?” sambil kupapah dia ke kursi yang kebetulan ada di dekat jalan. Kemudian ibu tersebut bercerita tentang anaknya yang ingin dibelikan sepeda motor untuk pergi kesekolah “waduh nak uang dari mana ibu untuk membeli motor sedangkan untuk makan sehari hari saja susah, anak ibu malu pergi kesekolah hanya naik angkutan umum, sedang teman temannya membawa motor.”

Ngiris sekali hati saya mendengar cerita ibu ini yang di bentak bentak anaknya lantaran ingin dibelikan sepeda motor, duh ampun gusti inikah yang disebut jaman edan :-?

Kejadian tersebut membuat saya berpikir, bagaimana kalau terjadi pada saya. anak yang saya besarkan dengan kasih sayang malah memaki, melawan pada saya. Tapi mudah mudah tidak demikian Amiinn…

Sewaktu anak pertama saya lahir ibu saya pernah memberi amanat kalau kita sebagai orang tua harus dan harus mendidik anak dengan baik, dengan ikhlas. jangan pernah kita membentak bentak ketika usianya masih kanak kanak, berikan lah kasih sayang yang penuh, didiklah dia dengan pelajaran agama, pelajaran formal,sebagai contoh tentang tata cara bicara dengan orang tua atau teman sepermainannya. Berikanlah pelajaran bermain yg setidaknya membuat dia bahagia dirumah.

Bagaimana dengan Anda? apa yang akan Anda lakukan untuk mendidik anak supaya apa yang kita cita citakan terwujud pada diri anak kita?

Related Post

Comments

17 Responses to “Pelajaran Hidup”

    joko supriyanto
    on October 26th, 2008 1:40 pm

    untung saya ndak pernah jadi anak yg sampe segitunya, sayamah nurut2 aja apa kata emak, pngen beli yg aneh2 paleng dijawab yowes beli sana sendiri kalau sudah kerja :((:-\
    akirnya pas dah kerja mau beli yg aneh2 mikir2 juga :-w owh golek duet kuwi angel, ndak segampang menghabiskannya [-(

    joko supriyantos last blog post..Photoblog Panorama Laut Batam

    [Reply]

    Farhan
    on October 26th, 2008 5:00 pm

    Saya pernah tuh ngalamin kayak diatas..

    Saya pergi ga bilang-bilang ke kompleks sebelah yang jaraknya cukup jauh. Sampai menjelang sore saya pulang diam-diam. Ibu cemas minta ampun dan langsung bertanya.Saya pun mnjawab dengan polos dan jujur. Ibu pun marah habis-habisan sampai saya ga boleh masuk sampai bapak pulang kerja. Tambah takut aja atas jeweran bapak nanti… Rupanya pas bapak datang, beliau cuman suruh masuk dan copotin kaus kakinya (yang busuk itu..:D ha2..)

    Sori kok jadi nge-blog gini komen-nya..he2 :”>

    Salam!!! :)>-

    Farhans last blog post..Mengoceh dengan Mengajar (Jadi Guru)

    [Reply]

    reza
    on October 27th, 2008 8:34 am

    ingat donk , wong reza masih kecil :d :))

    rezas last blog post..Akhirnya ku Bisa !

    nanti khan pasti dewasa ;) makanya jangan lupakan masa kecilnya :)

    [Reply]

    Habibi Mahabbah
    on October 27th, 2008 8:37 am

    Kita semua punya pengalaman idup yg ta trlupakan…. ada yang puas dengan masa kecilnya.. ada pula yang mungkin….

    [Reply]

    Habibi Mahabbah
    on October 27th, 2008 8:45 am

    Kita semua punya pengalaman idup yg ta trlupakan…. ada yang puas dengan masa kecilnya.. ada pula yang mungkin….

    :x

    Habibi Mahabbahs last blog post..Contoh Post Artikel Sastra

    [Reply]

    sapimoto
    on October 28th, 2008 5:39 am

    Saya selalu tekankan pada anak untuk selalu patuh pada ibunya, jangan pernah membantah apa yang dikatakan ibu.
    Saya sebagai bapak hanya mengawasi dan memberikan hukuman jika terjadi pelanggaran, dan merasa sangat tidak pantas untuk diikuti.
    Karena saya tahu, ibu adalah orang yang teramat baik, sampai-sampai saya pernah berpikir bahwa ibu adalah seseorang yang tidak pernah salah dalam memberikan pendidikan dan kasih sayang kepada anak.
    Dengan menuruti apa yang dikatakan ibu, semoga anak akan sukses dan juga menjadi baik dikemudian hari.
    Mohon maaf, terlalu panjang kasih komentar… :d

    sapimotos last blog post..Update Alexa Rank

    silahkan om bebas untuk berkomentar :)

    [Reply]

    Gelandangan
    on October 28th, 2008 1:06 pm

    jadi lucu juga sih mas klo ingatan kembali ke usia kanak2 kita :D

    Gelandangans last blog post..Kearifan Lokal Klasik : Kisah Cinta Datu Museng Dan Putri Lombok Maipa Deapati

    harus donk kita mengingat mas kecil, jangan dilupakan

    [Reply]

    m.dede
    on October 28th, 2008 2:58 pm

    :x I LOVE U MOM , I LOVE U MOM , I LOVE U MOM,

    [Reply]

    admadi2008
    on October 28th, 2008 4:40 pm

    Sayang….sang anak tersebut gak mengerti makna dan pengorbanan seorang ibu. Pendidikan agama sedini mungkin adalah hal terpenting untuk menyikapi dan menjauhkan kita dari perkembangan zaman yang semakin edan…

    admadi2008s last blog post..Mikrotik Server Problem (Part-2)

    yup, benar mas harus banyak2 didikan Agama

    [Reply]

    Blogunik
    on October 29th, 2008 5:04 am

    Kalau tetangga sayah menyayat-nyayat tangan sendiri agr ortunya iba dan di belikan ternyata kasih sayang ortu dibelikan juga. Kasihan ortunya…
    Ada lagi yang ngancam bunuh diri dengan menulis pesan bunuh diri di tembok….

    Bloguniks last blog post..Misteri Sarung Unik

    kasihan tuh orang tuanya om, maen ancam pulak

    [Reply]

    tukyman
    on October 29th, 2008 10:30 am

    seng penthing asiknya rame2x :-?

    [Reply]

    firman
    on October 29th, 2008 2:04 pm

    kalo sy
    berangkat/pulang sekolah nunggu truk di lampu merah. pas truk berhenti berloncatan naik atau turun. kalo truk gak berhenti yah digedor bareng-bareng :)>-
    dulu sih yg penting maen bola …
    asal sdh maen bola, gak ada lagi pikiran macem2. :d

    firmans last blog post..Kalimat Tanpa Spasi

    wahh preman ini, maen gedor gedor :)

    [Reply]

    Qisthon
    on October 29th, 2008 9:34 pm

    Bagaimana dengan Anda? apa yang akan Anda lakukan untuk mendidik anak supaya apa yang kita cita citakan terwujud pada diri anak kita?

    Banyak berDOA yang pasti :)

    Qisthons last blog post..Ayo Lompat Lebih Tinggi

    berdo’a dan berdo’a itu harus Om

    [Reply]

    sawali tuhusetya
    on November 2nd, 2008 2:24 pm

    saya jadi inget petuahnya Dorothy Law Nolte dalam hal mendidik anak, mas felani. berikut ini kutipannya:

    Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki.
    Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar menentang.
    Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri.
    Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar jadi penyabar.
    Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri.
    Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai.
    Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia akan terbiasa berpendirian

    mudah2an kita bisa mengaplikasikannya dalam hal mendidik anak.

    sawali tuhusetyas last blog post..Kecerdasan Paripurna Menggapai Kesejatian Diri

    anak merupakan cermin dari orang tua, tergantung kita mendidiknya. Terima Kasih Pa

    [Reply]

    goenoeng
    on November 4th, 2008 2:32 am

    idealnya memang mendidik anak dengan halus, tidak membentak, sabar, dll…tapi prakteknya susyah..
    suatu saat kita pasti keceplos juga kan, bentakan, dll…
    yg penting kita contohkan saja diri kita dalam keseharian. kalo mau anak kita baik, ya berlakulah sebaik2nya, jangan ngarepin anak baik kalo diri kita nggak bener.
    bukan begitu, kang ? :D

    yup, benar and betul

    [Reply]

    Seo Indonesia Review Kontes
    on November 4th, 2008 11:02 am

    Halo Sore… Numpang lewat dulu… Saya mengundang Anda untuk mengikuti Review Kontes…. Maaf kalau komentar tidak sesuai dengan postingan
    Salam.

    Seo Indonesia Review Kontess last blog post..Kontes Review Indonesia 2008

    [Reply]

    dikma
    on November 13th, 2008 4:33 am

    Anak adalah titipan Tuhan, maka jagalah dia.

    dikmas last blog post..Proxy ku yang Menggemaskan

    [Reply]

Leave a Reply




:) :( :d :"> :(( \:d/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- icon lainnya »

CommentLuv Enabled